Adobe Dreamweaver CS5 Dan Keygen

Adobe Dreamweaver adalah software populer perancang/mendesain web. Dulu namanya adalah Macromedia Dreamweaver. Kalau nggak salah namanya berubah jadi Adobe Dreamweaver karna perusahaan Adobe mengakuisisi Macromedia. Jadinya, software-software yang dulu diciptakan oleh Macromedia berubah nama. Contoh lainnya adalah Macromedia Flash (Software pembuat animasi) berubah namanya jadi Adobe Flash.
Adobe Dreamweaver CS5 yang merupakan kelanjutan dari Adobe Dreamweaver CS4 ini dirilis tahun 2010 dan merupakan versi terbaru Adobe Dreamweaver sampai tulisan ini diturunkan. Ane kasih screenshotnya di bawah :


Bagi yang pengen ngerasain Adobe Dreamweaver CS5, langsung aja donlot dari webnya dari Adobe di sini. Tapi, kalau mau donlot dari situ, harus punya akun di Adobe dulu. Mendaftar aja. Cuma butuh waktu sebentar kok. Setelah itu, langsung masuk aja ke link tadi. Besarnya sekitar 300-an MB. Tapi, itu masih dalam bentuk kompresan. Kalau udah diekstrak, besarnya jadi 473 MB.
Ups, tapi yang itu 'kan cuma versi trial? Ya, memang sih. Jadi, biar bisa jadi milik pribadi sepenuhnya, pake aja patch keygennya yang bisa didonlot dari link di bawah.
Selamat menikmati...

Adobe Dreamweaver CS5 Keygen

More aboutAdobe Dreamweaver CS5 Dan Keygen

Menampilkan Dual Booting BIOS

Banyak pengguna komputer yang pengen membuat dual boot di kompinya. Biasanya yang dibikin itu dual boot du Operating System (OS) yang berbeda. Misalnya, Windows dan Linux. Tapi, ada juga yang make satu jenis OS, misalnya Windows 7 dan Windows XP. Alasan orang bikin dual boot ini ada beragam, misalnya pengen nyoba OS lain tapi nggak pengen ninggalin OS sebelumnya, butuh OS lain karna ada keperluan tertentu (misalnya buat hacking), atau pengen nyoba satu jenis OS tapi beda platform (misalnya Windows XP dan Windows 7)
Masalahnya, pas udah selesai diinstall tampilan pilihan dual boot nggak keliatan alias pas booting cuma satu jenis OS atau platform yang keliatan, padahal nggak ada masalah pas penginstallan. Biasanya yang keliatan itu cuma OS yang udah ada sebelumnya alias yang pertama. Misalnya, yang udah diinstall sebelumnya adalah Windows XP dan ditambah lagi OS satu platform, yakni Windows 7. Pas booting, yang keliatan cuma Windows XP. Nggak ada pilihan booting biar bisa milih Windows XP atau Windows 7. Lho, yang lain dimana?


Ini adalah masalah umum yang biasa dialami kalau pas bikin dual boot. Sebenarnya, OS atau platform yang baru itu udah terinstall cuma belum disetting biar muncul. Di contoh ini, ane misalkan yang diinstall adalah Windows XP dan Windows 7 dan yang udah diinstall sebelumnya adalah Windows XP dan sistem yang bisa dimasukin cuma Windows XP alias Windows 7-nya nggak keliatan. Biar dual bootnya muncul, ikuti cara berikut. Settingan ini dilakukan dari Windows XP :
1. Dari Start, klik kanan di My Computer dan pilih Properties. Ntar muncul kotak System Properties

2. Pilih tab "Advanced". Klik tombol Setting di bagian Startup and Recovery yang ada tepat di atas tombol Error Reporting

3. Di bagian System Startup (atas), klik tanda ceklist di "Time to display list of operating systems" dan tentukan berapa lama list-nya akan ditampilkan dengan menyetting jumlah detiknya yang ada di belakang tulisan tadi

4. Klik Ok dan Ok t'rus restart komputer


Yang ane kasih contohnya di sini cuma settingan dari Windows XP karna itu yang biasanya dijadikan salah satu OS di dual boot. Ane kurang tau settingan itu ada di OS lain kayak Linux atau Windows lain kayak Windows 7. Tapi, untuk mengetahuinya bisa kok dengan sedikit usaha "bongkar-bongkar" karna ini juga ane temukan pas "bongkar-bongkar" juga :-)
More aboutMenampilkan Dual Booting BIOS

Melindungi/Mencegah Akses Ke Drive Komputer

Mungkin komputer teman-teman sering dipinjam orang lain buat dipake tapi masalahnya ada data di dalamnya yang nggak boleh diliat orang lain, misalnya dokumen kantor (kalau orang kantoran), atau film yang rate-nya XXX :-D Untuk melindungi data itu biar nggak bisa diakses orang bisa pake software kayak Access Administrator, Hide Folder, Folder Lock, PC Security, dll. Tapi, ane sarankan jangan Folder Lock atau PC Security karna kedua software itu udah bisa dibobol dan udah banyak orang yang tau :-)
Tutorial kali ini bukanlah membahas software pelindung data itu tapi membahas tentang fitur bawaan Windows XP yang mempunyai kemampuan yang sama. Tapi, yang dilindungi kali ini bukanlah langsung datanya kayak folder atau file, tapi drivenya. Kalau drivenya udah dilindungi, otomatis data yang di dalamnya juga terlindungi
Cara ini juga sering digunakan di warnet dan biasanya yang dilindungi adalah drive C biar orang nggak bisa install aplikasi.
Selain melindungi data dari orang lain, cara ini juga melindungi data di seluruh drive dari virus. Untuk mengetahui caranya, langsung perhatikan di bawah ini :
1. Buka "Start --> Run". Ketik "gpedit.msc" (nggak pake tanda kutip) dan klik Ok. Selanjutnya kita akan masuk ke Group Policy Editor



2. Klik "User Configuration --> Administrative Templates --> Windows Components --> Windows Explorer". Pada panel bagian kanan klik "Prevent access to drive from My Computer"



4. Ntar muncul kotak baru. Pada tab "Setting", pilih radio button "Enable". Pilih drive yang mau dilindungi di bawah tulisan "Pick one of the following combinations". Opsi yang ditawarkan adalah sebagai berikut :
1. Restrict A and B drives only --> melindungi drive A dan B saja
2. Restrict C drive only --> melindungi drive C saja
3. Restrict D drive only --> melindungi drive D saja
4. Restric A,B,C drives only --> melindungi drive A,B,C saja
5. Restrict A,B,C.D drives only --> melindungi drive A,B,C,D saja
6. Restrict all drives --> melindungi semua drive
7. Do Not restrict all drives --> tidak melindungi semua drive



Di fitur ini, kita cuma bisa memilih sampai drive D. Jadi, kalau teman-teman punya data drive E, F, dst, yang mau dilindungi, ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama, pindahkan datanya ke drive D atau C dan yang kedua pilih opsi "Restrict all drives"

5. Selesai


Kalau drive yang udah diproteksi itu di-klik, maka akan muncul "warning box" kayak gini :



Selamat mencoba...
More aboutMelindungi/Mencegah Akses Ke Drive Komputer

Disable Send Error Report Ke Microsoft

Pengguna Windows XP umumnya pasti pernah mengalami crash Windows XP itu sendiri. Program yang dibuka nggak bisa dijalankan dan membuat komputer jadi hang. Kalau kita paksa menutup program itu, sebuah pesan pop up muncul yang bilang kira-kira kayak gini "Program is not responding bla...bla...bla... Kalau programnya udah tertutup setelah kita paksa menutupnya, sebuah pop up muncul lagi yang bilang kira-kira kayak gini kalau diterjemahin ke dalam bahasa Indonesia "Apakah Anda ingin mengirim informasi tentang crash ini ke Microsoft?"
Kalau kita pengen mengirim informasi crash itu, kita tinggal meng-klik tombol "Send" di sudut kanan bawah pop up dan kalau nggak pengen tinggal mengklik tombol "Don't Send". Tapi, mungkin ada yang merasa kalau ini perlu dan ada yang merasa nggak perlu. Kalau merasa perlu berarti dibiarin aja kayak gitu :-) Tapi, kalau merasa nggak perlu, mungkin karna itu cuma mengganggu atau karna alasan lain (misalnya karna nggak konek langsung ke internet), maka itu bisa di-disable alias bisa nggak usah dibikin bekerja.
Bagi yang sependapat dengan pendapat kedua, silakan ikuti cara berikut untuk men-disable fitur "Send Error Report" tersebut :
1. Klik kanan di "My Computer" dan pilih "Properties" dan pilih tab "Advanced"

2. Klik tombol "Error Reporting" di bagian bawah tepat di atas tombol "Cancel"

3. Pilih "Disable Reporting" dan kalau pengen Windows ngelaporin kalau ada terjadi crash yang sifatnya kritis, klik "But Notify Me When Critical Errors Occur" di bawah "Disable Reporting"

4. Selesai


Ane juga make cara ini. Silakan kalau ane pengen diikutin :-)
More aboutDisable Send Error Report Ke Microsoft

Cara Mengganti Warna Jendela Command Prompt

Tau Command Prompt 'kan? Hm, itu adalah fitur windows XP yang jarang dipake orang awam karna mungkin nggak tau fungsinya dan nggak tau makenya :-) Kalau ditinjau dari segi fungsi, command prompt itu banyak gunanya. Selain bisa dipake buat operasi standar Windows XP kayak copy-paste file, menghapus file, me-rename file, dan masih banyak lagi, command prompt juga bisa dipake untuk melihat IP address kita kalau pas connect ke internet dan bahkan dipake untuk hacking.

Command prompt bisa dibuka dari Start --> All Programs --> Accessoris --> Command Prompt atau bisa juga dari Start --> Run, kemudian ketik "cmd" (nggak pake tanda kutip) dan klik Ok
Warna latar command prompt itu secara default adalah hitam dan tulisannya berwarna putih. Mungkin teman-teman bosan liat warna jendelanya itu dan pengen mengubahnya biar nggak ngebosanin mata karna mata juga perlu suasanan baru :-) Untuk mengubahnya, nggak perlu kemampuan khusus atau edit sana-sini. Cukup ketik perintah ini dan itu di command promptnya t'rus tekan Enter :-) Tapi, sebelum memasuki proses pengetikan commandnya, harus tau dulu kode angka dan huruf yang menunjukkan warna latar atau warna tulisannya. Lihat daftar di bawah ini :

0 = hitam
1 = biru
2 = hijau
3 = aqua
4 = merah
5 = ungu
6 = kuning
7 = putih
8 = abu-abu
9 = light blue
A = light green
B = light aqua
C = light red
D = light purple
E = light yellow
F = light white

Nah, kalau udah, langsung buka aja command promptnya. Ketik color (angka warna latar)(angka warna huruf). Contohnya, kalau kita pengen warna hurufnya adalah warna hijau dan warna latarnya adalah biru, maka ketik "color 12" (nggak pake tanda kutip) t'rus tekan Enter. Lihat perubahannya...
Tapi, perubahan ini cuma bisa dinikmati pas saat itu aja. Kalau command promptnya ditutup, maka warna jendela command prompt kembali ke warna semua alias hitam putih
Selamat mencoba...
More aboutCara Mengganti Warna Jendela Command Prompt

Mempercepat Loading Adobe Acrobat 6

Adobe Acrobat adalah software pembuka file .pdf. Tapi masalahnya, Adobe ini loadingnya lebih lama pas membuka file .pdf. Penyebab loadingnya ini lama adalah adanya file fitur Adobe Acrobat yang diload. Jadi, secara teknis loadingnya bisa dipercepat kalau file fitur Adobe Acrobat nggak diload karna sebenarnya juga itu nggak terlalu penting. Hanya masalahnya, caranya gimana?
Ini dia :
1. Masuk ke folder installan Adobe Acrobat tadi. Biasanya itu di C:\Program Files\Adobe\Acrobat 6.0\Reader

2. Buat folder baru. Beri nama "plug_ins_disabled" (nggak pake tanda kutip)

3. Pindahkan file dari folder "plug_ins" ke folder "plug_ins_disabled" kecuali file except EWH32.api, printme.api, and search.api.

4. Selesai


Monggo dicoba...

More aboutMempercepat Loading Adobe Acrobat 6

Memblok Pop Up Tanpa Software

Apa itu pop up? Pop up itu adalah jendela baru browser yang terbuka secara otomatis kalau kita membuka suatu web/situs atau mengklik sesuatu di web/situs itu. Jumlahnya biasanya lebih dari satu dan terasa mengganggu karna selain mengganggu "pemandangan", pop up juga memperlambat loading karna pop up juga "makan" bandwith
Pas browsing di dunia maya, terkadang atau malah sering kita "mendapatkan" pop up yang jumlahnya banyak. Hal itu sering dialami kalau lagi buka web tentang "warez/crack", situs hosting file (kalau kita pas pengen donlot file) atau malah situs leecher. Pop up ini bisa diblok dari browsernya langsung alias nggak usah pake software. Cara ini bisa memblok 90-95% pop up
Di sini, cara ini dipake di Internet Explorer 6. Tapi, cara ini juga bisa dipake di browser lain karna konsepnya sama persis dan hanya caranya berbeda karna interface-nya juga beda. Coba aja diterapkan di browser lain tapi mungkin sedikit lebih membutuhkan usaha untuk nyari-nyari "tempat" di browser yang mau diutak-atik tadi
Kalau tertarik dan pengen praktekin, perhatikan cara berikut :
1. Buka Internet Explorer

2. Buka menu Tools

3. Klik tab Security. Klik pada tombol Custom Level. Ntar terbuka jendela baru. Cari bagian "Scripting". Di bawah "Active Scripting" dan klik pada radio button "Enable"

4. Klik "Ok" dan klik "Apply"

5. Selesai


Try this at home...:-)
More aboutMemblok Pop Up Tanpa Software